Kumpulan Berita
Komandan Batalion Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Komando Daerah Pertahanan (Kodap) XV, Kupel Ngalum Oksibil bersama tujuh anggotanya memutuskan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dikatakannya, Koops TNI Habema bersama aparat terkait terus berupaya menjaga kondusifitas keamanan dan meningkatkan langkah-langkah preventif.
Kelompok tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan.
Negara menyadari bahwa stabilitas tidak mungkin tercapai hanya melalui operasi militer, tetapi juga melalui peningkatan kesejahteraan rakyat.
Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, korban tewas adalah anak perempuan berusia sekitar 12??"15 tahun.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Guspi Waker melakukan serangan brutal terhadap warga sipil di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Serangan mendadak itu menimbulkan korban jiwa, termasuk seorang anak perempuan berusia sekitar 12??"15 tahun yang meninggal akibat luka tembak.
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, berhasil menyita puluhan pucuk senjata api (senpi) dan ratusan butir amunisi milik TPNPB-OPM. Selain itu, satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III dan Koops Habema, juga menyita berbagai jenis senjata tajam dari kelompok tersebut. Senjata-senjata itu disita dalam operasi yang berlangsung sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Pelaku menembak seorang warga berinisial S (54). Korban selamat dari insiden tersebut dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.