Kumpulan Berita
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengungkapkan bahwa proses finalisasi perjanjian antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi selesai dalam 24 jam ke depan.
Kelompok separatis Tentara Pembebasan Balochistan mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Poin-poin yang dicantumkan dalam nota kesepahaman termasuk pengakhiran perang, pengakhiran blokade angkatan laut AS, dan pembebasan aset Iran yang dibekukan.
Gencatan sejata AS dan Iran akan berakhir pada Rabu, 22 April 2026.
TNI Angkatan Darat (TNI AD) mengirimkan 104 perwira infanteri untuk mengikuti pendidikan calon komandan batalyon (Danyon) dan komandan kompi (Danki). Ratusan prajurit ini akan menjalani pendidikan di Pakistan.
Pakistan yang berperan sebagai mediator negosiasi damai Iran dan Amerika Serikat, menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan dengan Arab Saudi pada 2025.
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengungkapkan alasan negaranya memilih Pakistan untuk menjadi juru damai atas konflik dengan Amerika Serikat (AS). Menurutnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif telah melakukan sejumlah kegiatan dan upaya untuk terciptanya gencatan senjata di kawasan Timur Tengah.
Teheran dilaporkan sedang mempertimbangkan rencana dari Pakistan tersebut.