Kumpulan Berita
Gua Raja di Boyolali disebut menjadi tempat bertapa PB VI dan Pangeran Diponegoro untuk mengatur strategi dalam melawan Belanda.
Nahuys Van Burgst konon memerintah dengan egonya sehingga membuat Pangeran Diponegoro marah.
Namun ketika Diponegoro sedang melewati pintu gerbang menuju tempat menyepi, dewi cinta menembakkan panahnya.
Saat itu, memang posisi keraton konon cukup lemah sehingga dinilai oleh Raffles keraton tak lagi mampu membahayakan stabilitas.
Namun, yang paling menyulitkan di antara mereka semua, merupakan kerajaan Islam.
Kemunculan Ratu Kidul di depan Diponegoro punya satu tujuan.
Diponegoro muda konon menyamar menanggalkan pakaian kebesaran pangerannya, menjadi seseorang biasa layaknya santri biasa.