Kumpulan Berita
Sumber ledakan berasal dari sisa bahan peledak atau munisi yang tertinggal oleh Kelompok separatis bersenjata di wilayah tersebut.
Polemik film dokumenter Pesta Babi perlu dicermati dengan serius karena berpotensi digunakan sebagai instrumen kampanye yang mengarah pada narasi disintegrasi Papua. Hal itu tampak dari pola promosi hingga pemutarannya, sehingga tidak lagi dilihat sebagai kritik sosial.
Informasi yang menyebut angka hingga 2,5 juta hektare tidak sesuai, karena total kawasan diperkirakan sekitar 1 juta hektar.
Ia menegaskan keberagaman yang dimiliki Mimika harus menjadi kekuatan bersama dalam membangun daerah. "Di kabupaten Mimika ini warga hidup heterogen baik latar belakang suku, agama dan budaya, sehingga Bupati Mimika sangat ingin menjadikan Mimika sebagai tempat bagi rumah kita semua bagi orang yang ada di Papua, baik orang asli Mimika, orang asli papua, orang asli Amume Kamoro juga masyarakat Mimika yang ada di Timika, yang kerja di Timika, yang juga ingin beradu nasib di Timika, kami juga ingin tempat yang ada di Timika hidup nyaman dan dapat bekerja dengan baik, sama-sama menjaga dan harus saling toleransi di dalamnya," ujarnya.
Bom yang diduga sisa Perang Dunia (PD) II meledak di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Lima orang dikabarkan tewas dan tiga lainnya masih hilang akibat ledakan tersebut.
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pria berinisial EK (18) yang diduga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap VIII Intan Jaya pimpinan Apen Kobogau. EK diringkus di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Sabtu 30 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIT.
Dalam hal ini, Ia juga menjelaskan alasan dilaporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya. Ia menyinggung soal keamanan kerahasiaan dari Mama Sinta.
Donny kemudian mengutip salah satu pernyataan Kepala Suku di Papua yang mengungkapkan kinerja TNI selama bertugas di daerahnya.