Kumpulan Berita
Ratusan peserta menghadiri agenda nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi yang digelar di Sekretariat Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2026).
Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Paulus Waterpauw menegaskan, pembangunan di Papua tidak boleh hanya berorientasi pada fisik semata, melainkan harus menempatkan manusia, khususnya orang asli Papua, sebagai pusat pembangunan.
Diketahui, 10 pendulang emas tersebut dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka.
Oleh karena itu, kata dia, program cetak sawah seluas 1 juta hektare yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tidak boleh berhenti.
Iwan mengatakan bahwa proyek food estate di Wanam tak terkait dengan Film "Pesta Babi".
Mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Iskandar Sitompul menjelaskan kemungkinan alasan aparat TNI membubarkan pemutaran film dokumenter berjudul Pesta Babi di Ternate. Menurut dia, langkah tersebut diambil untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan konflik sosial di wilayah tersebut.
Satgas Koops Habema terus melakukan patroli dan pengamanan di wilayah tersebut untuk mencegah aksi serupa terulang.
Praktisi hukum Agus Widjajanto mengatakan kebebasan berkarya harus diiringi dengan tanggung jawab moral terhadap publik. Hal itu ia sampaikan menyusul polemik film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita.