Kumpulan Berita
Pengamat politik Rico Marbun meminta publik mencermati potensi penggunaan film Pesta Babi sebagai bagian dari upaya membawa isu Papua ke ranah internasional. Publik perlu mewaspadai risiko dimanfaatkannya untuk kepentingan yang berkaitan dengan agenda disintegrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam rangkaian operasi tersebut, tim juga mengamankan dua oknum aparat berinisial BI dan ZF untuk dimintai keterangan.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menggelontorkan anggaran sebesar Rp5 triliun dalam rangka mempercepat pembangunan sektor pertanian di Papua.
Aspirasi dan harapan terhadap arah organisasi ke depan, termasuk dari wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) Tanah Papua.
Upaya penanganan malaria di Indonesia dinilai perlu dilakukan melalui pendekatan yang lebih komprehensif.
Film Pesta Babi menjadi sorotan publik lantaran menuai kontroversi. Di tengah kontroversi itu, muncul anggapan terdapat indikasi kuat ada upaya menunggangi film sebagai medium untuk menyebarkan narasi yang mengarah pada disintegrasi Papua dari Indonesia.
Sumber ledakan berasal dari sisa bahan peledak atau munisi yang tertinggal oleh Kelompok separatis bersenjata di wilayah tersebut.
Polemik film dokumenter Pesta Babi perlu dicermati dengan serius karena berpotensi digunakan sebagai instrumen kampanye yang mengarah pada narasi disintegrasi Papua. Hal itu tampak dari pola promosi hingga pemutarannya, sehingga tidak lagi dilihat sebagai kritik sosial.