Kumpulan Berita
Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga personel penjaga perdamaian Indonesia saat menjalankan tugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.
Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memberikan jaminan keamanan bagi prajurit penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di Lebanon, menyusul rentetan insiden yang menimpa Kontingen Garuda.
Dua jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon telah tiba di rumah duka masing-masing. Keduanya adalah Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon.
Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono memastikan telah menerima laporan adanya tiga prajurit TNI Kontingen Garuda United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang terluka. Sebelumnya, tiga prajurit TNI di UNIFIL juga dilaporkan gugur akibat serangan Israel di Lebanon.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan kekhawatiran mendalam atas ledakan yang terjadi pada 3 April 2026 di El Addaiseh, Lebanon selatan, yang melukai tiga personel penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Gibran memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi para prajurit yang telah menjalankan tugas menjaga perdamaian dunia.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan Indonesia tidak menjadi pengusul bersama (co-sponsor) dalam Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) Nomor 2817 yang berkaitan dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Sugiono juga menyampaikan rencana partisipasi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan Board of Peace di Washington DC.