Kumpulan Berita

PBNU.


Nasional
31 January 2026

Jelang Muktamar NU, Ulil Abshar Soroti Pentingnya Formasi Kepemimpinan PBNU

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU periode 2015??"2021, Ulil Abshar Hadrawi, menyampaikan pandangannya terkait formasi ideal kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menjelang Muktamar ke-35 NU.

Nasional
30 January 2026

Harlah Ke-100 NU, Prabowo Direncanakan Hadir di Istora Senayan

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri resepsi puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU), yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu 31 Januari 2026.

Nasional
30 January 2026

PBNU Dukung Langkah Prabowo Gabung Dewan Perdamaian, Keputusan Tepat untuk Bantu Palestina

Gus Yahya mengatakan, Board of Peace ini dibuat untuk menjadi wahana membicarakan perdamaian di Palestina.

Nasional
30 January 2026

Tak Ikut Campur Masalah Hukum Gus Yaqut, Gus Yahya : Silakan Diproses

Gus Yahya mengatakan, dalam masalah hukum Gus Yaqut, ia sama sekali tidak campur tangan.

Nasional
30 January 2026

Cucu Pendiri NU Keluarkan Kertas Posisi Penataan Kepemimpinan PBNU, Apa Isinya?

Cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Kiai Bisri Syansuri ini menegaskan, kertas posisi tersebut bukan untuk mengoreksi masa lalu, bukan pula untuk menghakimi.

Nasional
30 January 2026

Pleno PBNU: Posisi Gus Yahya Dipulihkan, Jabat Ketum Definitif Lagi

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memulihkan posisi Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sebagai ketua umum definitif. Keputusan itu tertuang dari hasil Rapat Pleno yang dipimpin Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Nasional
21 January 2026

Forum Bahtsul Masail Minta Rais Aam Segera Gelar Muktamar ke-35 NU

Selain membahas soal polemik Ketua Umum PBNU, kasus korupsi kuota haji, Forum Bahtsul Masail juga berhasil merumuskan landasan keagamaan percepatan muktamar PBNU.

Nasional
15 January 2026

Petinggi PBNU Bantah Terima Duit Kasus Kuota Haji, KPK Kantongi Bukti

KPK merespons pernyataan Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Aizzudin Abdurrahman, yang membantah menerima aliran uang terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.