Kumpulan Berita
Wacana arah kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi perhatian menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35.
Sosok Nasaruddin kata dia memiliki pengalaman organisasi dan khidmah di bidang sosial keagamaan yang luas dan matang.
Menurutnya, para intelektual NU dan Nahdliyyin pasti sudah mengetahui, bahkan memahami tentang kondisi PBNU dan NU secara umum pada beberapa tahun terakhir.
Saat ini kata dia, Dunia semakin tegang, dampak dari perang ilegal yang dipicu zionis Israel-AS terhadap kedaulatan Iran.
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) melakukan pengamatan hilal di berbagai titik di Indonesia. Hasilnya, posisi hilal belum memenuhi kriteria Imkan Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU), dan diprediksi 1 Syawal 1447 H berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Sejumlah tokoh Islam menyampaikan apresiasi atas sikap Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Pernyataan tersebut dinilai mencerminkan sikap kemanusiaan sekaligus kepedulian Indonesia terhadap dinamika geopolitik global.
Sementara, langkah Cak Imin men-yowan-kan struktur baru DPW PKB se-Indonesia, lebih sebagai langkah penyelarasan dengan pidato Presiden Prabowo pada retreat semua kepala daerah di Sentul international.convention center: "kalau tidak suka saya, silakan 2029 bertarung".
Publik NU kata dia, merindukan kepemimpinan yang teduh, mengakar dan kharismatik dengan kualitas pemimpin yang berkarakter serta bisa membangkitkan kebangggan terhadap organisasi.