Kumpulan Berita
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan masa iddah atau jeda bagi calon Rais Aam dan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) selama satu tahun. Ketentuan tersebut disahkan dalam Sidang Pleno IV di Gedung Serba Guna (GSG), Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).
mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi dinilai dapat meminimalisir intervens pihak luar dalam pemilihan Ketum PBNU. .
Menteri Agama, Nasaruddin Umar memilih fokus menjalankan tugasnya di Kabinet Merah Putih, di tengah munculnya dukungan agar dirinya maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Jelang pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), warga Nahdliyin mulai berdatangan ke arena acara yang digelar di lapangan Untung Surapati, Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, para pengamal thariqah memiliki peran penting dalam menjaga suasana kebersamaan, khususnya menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Sejumlah ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) menyampaikan kritik serta refleksi terhadap kondisi organisasi menjelang Muktamar ke-35 NU. Pandangan tersebut disampaikan dalam Halaqah Refleksi Kepemimpinan PBNU yang digelar Forum Ulama Nahdliyin (FUN) di Aula Universitas Darul Ulum, Jombang, Rabu (26/8/2026).
Dinamika yang hangat dalam perebutan kursi kepemimpinan NU adalah hal yang wajar dan menjadi bagian dari tradisi lima tahunan.
Gus Salam juga menyampaikan harapan besar agar Muktamar ke-35 Pesantren Tambakberas di berlangsung dengan baik.