Kumpulan Berita
Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 yang baru saja disampaikan Presiden Prabowo Subianto memuat asumsi-asumsi makro yang terlampau optimistis.
Kementerian Keuangan melaporkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatatkan defisit sebesar Rp240,1 triliun hingga 31 Maret 2026.
BPS memberikan penjelasan soal nilai PDB per kapita. Sebab, ada narasi yang menyebutkan PDB per kapita sama dengan gaji rata-rata masyarakat Indonesia.