Kumpulan Berita
Sedikitnya dua orang tewas dan sejumlah lainnya terluka, dalam penembakan di sebuah sekolah menengah di Filipina selatan. Tersangka pelaku diduga menyiarkan secara langsung aksinya.
Polsek Asologaima di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, diberondong tembakan orang tak dikenal (OTK) pada Senin 17 Agustus 2026 pagi. Kondisi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali. Namun, petugas menemukan sejumlah selongsong peluru setelah insiden tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku mengaku menembak Yanti karena emosi setelah korban menolak ajakan untuk kembali rujuk.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Polisi menyita delapan selongsong peluru dari lokasi.
Satgas Kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz-2026 menduga adanya keterlibatan dua orang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya dalam peristiwa penembakan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, beberapa hari lalu.
Menurut Cahyo, Wamenpar Ni Luh Puspa sempat hadir saat pembukaan festival, tetapi sudah tidak di lokasi saat penembakan terjadi.
Kedua korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh mereka.
Penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi saat rangkaian acara Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang warga terluka.