Kumpulan Berita
Data Pentagon menyatakan bahwa 18 personel militer AS tewas di Timur Tengah sejak konflik dengan iran pecah pada Februari.
Ini merupakan jumlah korban tertinggi yang dilaporkan ke publik dalam lima bulan konflik AS dengan Iran.
Menurut laporan tersebut, jumlah korban militer AS akibat serangan Iran jauh lebih tinggi dari yang diumumkan Pentagon.
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) kembali merilis kumpulan dokumen yang sebelumnya dirahasiakan terkait laporan Fenomena Anomali Tak Dikenal (Unidentified Anomalous Phenomena/UAP) atau yang lebih dikenal sebagai UFO.
Pentagon sempat memberlakukan perintah tetap berada di dalam ruangan (shelter in place), dan melakukan evakuasi sebagian area gedung setelah sistem sensor mendeteksi kemungkinan adanya antraks, pada Kamis 11 Juni 2026. Namun setelah dilakukan serangkaian pengujian, ancaman tersebut dipastikan tidak ada dan aktivitas kembali normal.
DIA mengeluarkan penilaian tersebut setekah kekhwatiran bahwa Israel melakukan upaya khusus untuk memantau pejabat senior AS terkait perang Iran.