Kumpulan Berita
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) kembali merilis kumpulan dokumen yang sebelumnya dirahasiakan terkait laporan Fenomena Anomali Tak Dikenal (Unidentified Anomalous Phenomena/UAP) atau yang lebih dikenal sebagai UFO.
Pentagon sempat memberlakukan perintah tetap berada di dalam ruangan (shelter in place), dan melakukan evakuasi sebagian area gedung setelah sistem sensor mendeteksi kemungkinan adanya antraks, pada Kamis 11 Juni 2026. Namun setelah dilakukan serangkaian pengujian, ancaman tersebut dipastikan tidak ada dan aktivitas kembali normal.
DIA mengeluarkan penilaian tersebut setekah kekhwatiran bahwa Israel melakukan upaya khusus untuk memantau pejabat senior AS terkait perang Iran.
Menurut sumber pemerintah AS, opsi militer ini kemungkinan menargetkan pulau-pulau strategis dan vital Iran di Teluk Persia.
Angka ini lebih besar dari yang dilaporkan sebelumnya oleh media.
Iran telah meluluhlantakkan sejumlah pangkalan udara dan aset militer AS sebagai pembalasan serangan terhadap Teheran.
Hal ini disampaikan Trump setelah mantan Presiden Barack Obama mengatakan bahwa dia yakin alien ada.
Laporan Pentagon menyebut Taiwan, Kepulauan Senkaku, dan Arunachal Pradesh sebagai kepentingan inti China.