Kumpulan Berita

Pertambangan.


Hot Issue
16 October 2025

Prabowo Bongkar 1.000 Tambang dan 5 Juta Hektare Sawit Ilegal: Kebocoran Kekayaan Negara

Presiden Prabowo Subianto membongkar 1.000 tambang ilegal dan 5 juta hektare sawit ilegal selama periode satu tahun kepemimpinannya.

Hot Issue
15 October 2025

Hilirisasi Tambang Nikel Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Program hilirisasi mineral yang dijalankan perusahaan pertambangan nikel membawa berkah bagi masyarakat sekitar.

Hot Issue
14 October 2025

Dari 4.500 Izin Tambang, Hanya 10% Perusahaan yang Paham ESG

Belum banyak perusahaan tambang nikel yang memahami aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola atau environmental, social and governance

Hot Issue
8 October 2025

Aturan Terbit, Menkop Sebut Koperasi Bisa Kelola Tambang Mineral dan Batu Bara

Koperasi kini dapat mengelola tambang minerba berkat PP No. 39 Tahun 2025. Kebijakan ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah dengan potensi tambang, dengan luas lahan hingga 2.500 hektar per koperasi.

Hot Issue
5 October 2025

Usai Nikel, AMM Garap Tambang Batu Bara Produksi 7 Juta Ton

AMM, anggota dari PT Putra Perkasa Abadi (PPA) memperluas portofolio bisnisnya ke sektor pertambangan batu bara.

Nasional
27 September 2025

KPK Dorong Perbaikan Tata Kelola Dana Jaminan Reklamasi Kawasan Tambang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong adanya perbaikan tata kelola dana jaminan reklamasi pascatambang.

Hot Issue
18 September 2025

Industri Alat Berat RI Kuasai 40 Persen Pasar ASEAN

Industri alat berat Indonesia menguasai hampir 40% pasar ASEAN, didorong pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, pertambangan. Target food estate Presiden Prabowo juga mendukung. Meski perang dagang global menjadi tantangan, prospek industri ini tetap menjanjikan, didukung komoditas batu bara dan nikel.

Hot Issue
17 September 2025

Tren Pertambangan Hijau di Tengah Kenaikan Harga Batu Bara

Industri pertambangan terus berbenah dan mengarah ke tren pertambangan hijau. Hal ini ditangkap industri alat berat untuk mengikuti tren pertambangan hijau