Kumpulan Berita
Bank Mandiri menerima dana Rp55 triliun dari pemerintah dan akan menggunakannya untuk meningkatkan penyaluran kredit ke sektor-sektor prioritas, termasuk UMKM dan sektor produktif. Langkah ini sejalan dengan peran Bank Mandiri sebagai agen pembangunan.
Bank Mandiri meraih laba bersih konsolidasi Rp24,5 triliun di semester I 2025, meski turun YoY. Kredit tumbuh 11% melampaui industri. Aset naik 11,4%. UMKM tumbuh signifikan. NPL terjaga rendah. DPK naik, didorong dana murah.
Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan Agustus 2025 sebesar 7,56% (yoy), naik tipis dari Juli. Gubernur BI mendorong pertumbuhan kredit untuk mendukung ekonomi, meski ada sikap 'wait and see' dan suku bunga tinggi. Undisbursed loan capai Rp2.372,11 triliun.
Paket stimulus ekonomi 8+4+5 bertujuan menjaga konsumsi dan menciptakan lapangan kerja. Fokus pada bantuan pangan, padat karya, dan insentif fiskal. Namun, perlu waspada terhadap risiko fiskal dan memastikan eksekusi efektif di tahun 2025.
Menteri Keuangan Purbaya memastikan paket stimulus ekonomi senilai Rp16,23 triliun tidak akan menambah defisit anggaran. Stimulus ini didanai dari realokasi anggaran yang tidak terserap dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ekonomi kreatif Indonesia unjuk gigi di Arizona IndoFest 2025, Amerika Serikat. GEKRAFS optimis sektor ini jadi lokomotif pertumbuhan ekonomi, dorong kolaborasi global, dan menembus pasar Amerika.
Menteri Keuangan Purbaya optimistis ekonomi Indonesia dapat tumbuh 8% jika negara dan swasta bersinergi. Ia menyoroti pentingnya likuiditas dan peran sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi agar terhindar dari middle income trap.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan peran penting koperasi dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%. Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan, memperkuat UMKM, dan menghubungkan pelaku usaha kecil ke rantai pasok.