Kumpulan Berita
Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penyaluran bantuan pangan beras 10 kilogram (kg) hingga Desember 2026.
Perum Bulog menyerap 3,4 juta ton setara beras dari produksi dalam negeri hingga 14 Juli 2026. Angka ini sekitar 85 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton.
Perum Bulog pun telah mengusulkan agar distribusi bantuan tersebut kembali dijalankan untuk periode Juni dan Juli mendatang.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan dilebur dan masuk ke dalam Bulog. Tidak hanya itu, Bulog tidak akan lagi berstatus BUMN.
Perum Bulog yang termasuk Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan bakal menjaga stok Minyakita dan beras yang beredar di pasaran selama Ramadhan 2026. Termasuk pemenuhan kebutuhan di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan Banten yang bakal dipasok dari cadangan stok ratusan ribu beras medium dan satu juta liter Minyakita.
Revisi UU Pangan tersebut adalah pembubaran Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang akan dilebur ke dalam Bulog.
Perum BULOG menyelenggarakan Rakernas Selindo 2026 untuk membahas target pengadaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahun 2026.
Perum BULOG menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia atas dedikasi mendukung swasembada pangan 2025.