Kumpulan Berita
Arif menyebutkan, N219 memiliki keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi di kelasnya, terutama kemampuan Short Take-Off and Landing (STOL).
Pesawat jenis N219 produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) diborong oleh perusahaan multi nasional yang akan dioperasikan oleh perusahaan di Republik Demokratik Kongo (DRC).
PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI melakukan kontrak jual beli 11 unit pesawat terbang N219 dengan PT Karya Logistik Indotama.
Pesawat buatan Indonesia N219 dibeli perusahaan logistik.
PTDI membidik komersialisasi seluruh produk pesawat terbang, untuk menggenjot revenue perusahaan.
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mencari skema pembiayaan untuk pengembangan pesawat N219.
Pesawat N219 segera dioperasikan di sejumlah bandara perintis di daerah-daerah Indonesia
Pesawat N219 resmi mendapat sertifikat dari Kemenhub. Sertifikat diberikan Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Nur Isnin.