Kumpulan Berita
Kementerian Perhubungan terus memantau perkembangan aktivitas dan penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, beserta dampaknya terhadap ruang udara dan operasional bandar udara.
Pelita Air mempertahankan On-Time Performance atau performa ketepatan waktu penerbangan. Hal itu disampaikan Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi usai Rapat Koordinasi Inspektur Penerbangan Bidang Angkutan Udara Tahun 2026.
Maskapai Emirates mulai mengoperasikan pesawat Airbus A380-800 pada rute Dubai (DXB)-Jakarta (CGK) mulai 8 Agustus 2026. Kehadiran pesawat komersial terbesar di dunia tersebut menandai kesiapan Bandara Internasional Soekarno-Hatta melayani pesawat kategori ICAO Aerodrome Reference Code 4F (Code F).
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menargetkan konversi bahan bakar avtur menjadi Sustainable Aviation Fuel (SAF) 50 persen di tahun 2060 mendatang. Upaya ini ditargetkan mampu menciptakan industri penerbangan yang ramah lingkungan seiring pertumbuhan permintaan transportasi udara.
Pemerintah telah menyusun roadmap penggunaan minyak nabati yang dicampur dengan avtur sebagai bahan bakar pesawat, atau sustainable aviation fuel (SAF). Targetnya bahan bakar baru tersebut akan mulai digunakan mulai tahun 2027.
Rencana pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada tiket pesawat domestik dinilai dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi udara bagi masyarakat Indonesia.
Kementerian Perhubungan resmi menaikkan pungutan fuel surcharge oleh maskapai kepada pelanggan untuk menyikapi fluktuasi harga avtur yang mengalami kenaikan saat ini. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 1041 Tahun 2026 tentang Besaran Biaya Tambahan (Surcharge).
Kebijakan pembatasan usia impor pesawat dinilai menjadi salah satu faktor yang menghambat persaingan industri penerbangan domestik. Aturan itu memperbesar biaya operasional maskapai, terutama bagi pemain baru yang ingin masuk ke pasar penerbangan nasional.