Kumpulan Berita
PGN sebagai Subholding Gas Pertamina berencana mendatangkan tambahan pasokan gas bumi dengan memanfaatkan stranded gas, khususnya di Lapangan Sengeti.
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat ketahanan bisnis melalui optimalisasi infrastruktur energi nasional.
PGN menyetujui pembagian dividen tunai sebesar USD172,29 juta atau sekitar Rp3,04 triliun (kurs tengah BI Rp17.673).
PGN Gagas menyambut positif langkah Kementerian ESDM yang tengah melakukan kajian komprehensif terkait pemanfaatan CNG sebagai bagian dari bauran energi nasional.
Pertumbuhan laba tersebut terutama ditopang oleh peningkatan laba kotor sekitar 12% YoY
PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bersinergi menjalin kerja sama bisnis.
PGN menargetkan penyaluran gas bumi ke berbagai segmen pelanggan sekitar 877 BBTUD atau tumbuh sebesar 4% pada 2026.
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD353 juta pada tahun 2026.