Kumpulan Berita

Pilkada Serentak.


Megapolitan
28 November 2024

Pramono-Doel Deklarasi Kemenangan Pilkada Jakarta, Klaim Real Count C1 Internal 50,07%

Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno alias Bang Doel mendeklarasikan kemenangan Pilgub Jakarta 2024 satu putaran.

Megapolitan
28 November 2024

Hari Ini, Rekapitulasi Pilkada Jakarta Dilakukan di Tingkat Kecamatan 

Setelah pencoblosan Pilkada serentak selesai pada 27 November 2024, selanjutnya surat suara akan direkapitulasi di tingkat kecamatan. Rekapitulasi tingkat kecamatan akan digelar pada hari ini, Kamis (28/11/2024).

Megapolitan
28 November 2024

Kantongi Data, Timses RK-Suswono: Pilkada Jakarta Bakal Digelar Dua Putaran

Tim pemenangan pasangan Cagub-Cawagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) mengatakan, Pilkada Jakarta 2024 akan digelar dalam dua putaran.

Sulsel
28 November 2024

Diduga Tak Terima Jagoannya Kalah, Pendukung Marah hingga Saling Lempar Batu 

Tensi politik di beberapa daerah pasca pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 mulai memanas. Salah satunya terjadi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel)

Megapolitan
28 November 2024

Adu Klaim Timses RIDO vs Pramono-Doel di Pilgub DKI Jakarta, Satu atau Dua Putaran?

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 memasuki babak baru. Perhitungan suara yang ketat membuat kedua timses yang bertarung saling adu klaim.

Nusantara
27 November 2024

Quick Count Pilkada Lampung Selatan, Egi-Syaiful Menang 68 Persen

Ratusan warga berkumpul di Posko Pemenangan Egi-Syaiful di Kalianda untuk merayakan hasil quick count yang menunjukkan pasangan ini unggul dengan 68,08 persen suara.

Kampus
27 November 2024

Ini Latar Belakang Pendidikan Dedi Mulyadi yang Unggul Hitung Cepat Pilgub Jabar 2024

Riwayat pendidikan Dedi Mulyadi yang unggul dalam hitung cepat (quick count) di Pilgub Jabar 2024.

Nusantara
27 November 2024

KPU Dalami Insiden Kotak Suara Dibakar di Jambi 

Anggota KPU, Idham Holik menjelaskan insiden ini diduga dipicu oleh kesalahpahaman antara saksi pemilu dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).