Kumpulan Berita

Polda Metro Jaya


Megapolitan
13 June 2026

Tiga Pemilik dan Puluhan Pemain Judi Berkedok Timezone Ditangkap

Polda Metro Jaya menangkap 69 orang setelah menggerebek dua lokasi perjudian, yang berkedok arena permainan anak atau "timezone" di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Megapolitan
13 June 2026

Ini Modus Judi Berkedok Timezone yang Digerebek Polisi

Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek dua lokasi yang dijadikan tempat judi berkedok Timezone, di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) dan Jakarta Utara (Jakut). Polisi mengungkap modus dari judi tersebut.

Megapolitan
13 June 2026

Polda Metro Gerebek Judi Berkedok Timezone di Jakbar-Jakut, 60 Orang Ditangkap!

Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggerebek dua lokasi yang dijadikan tempat judi berkedok Timezone di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) dan Jakarta Utara (Jakut).

Nasional
12 June 2026

Polisi Tegaskan Bundaran HI Tak Boleh Jadi Lokasi Demo, Ini Alasannya

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, terdapat sejumlah lokasi di Jakarta yang tidak diperbolehkan menjadi tempat aksi unjuk rasa. Salah satunya adalah kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Megapolitan
12 June 2026

Polda Metro Jaya Siapkan 4.151 Personel Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas Hari Ini

Jumlah tersebut termasuk personel dari TNI dan Polri.

Megapolitan
10 June 2026

Islah Bahrawi Diperiksa Polda Metro Terkait Kasus Dugaan Penghasutan

Menurutnya, kliennya kooperatif datang ke Polda Metro Jaya memenuhi undangan tersebut meski sejatinya pihaknya yakin tuduhan penghasutan itu hanyalah mengada-ngada.

Nasional
9 June 2026

Polda Metro: Sudah 687 Korban Adukan Dugaan Penipuan Hanania Travel

Bos Hanania Travel ASF telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana umrah ini.

Megapolitan
9 June 2026

Polisi Periksa 70 Saksi dalam Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel

Polda Metro Jaya terus mengusut kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah, yang melibatkan PT Hasanah Tama Internasional atau Hanania Travel. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 70 saksi dan menerima ratusan aduan dari para korban.