Kumpulan Berita
Polisi menilai kejadian pada 27 Agustus memiliki kemiripan dengan model kerusuhan terorganisir.
Polda Metro Jaya menegaskan penyidik tidak memegang barang pribadi seperti handphone (HP) milik Sutrimo, yang disebut merupakan kepala rumah tangga (Karumga) eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah. Sutrimo ditemukan meninggal dunia di depan Klinik Modernt, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Penyidik Polda Metro Jaya bakal mendalami keterlibatan staf administrasi Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrio Adiono, dalam kasus kematian Sutrimo yang hingga kini masih menjadi misteri.
Penyidik masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih dalam terkat kejadian ini.
Polda Metro Jaya menunjukkan sketsa wajah dua terduga pelaku pengeroyokan yang menewaskan warga Pejompongan, Bambang Setiyawan (59), saat kerusuhan demonstrasi pada Kamis 27 Agustus 2026 lalu. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menjelaskan sketsa tersebut dibuat berdasarkan analisis rekaman video dan CCTV yang berada di lokasi kejadian.
Polisi menyatakan jumlah tersangka dalam kasus kerusuhan demonstrasi di depan Gedung DPR pada Kamis (27/8/2026) bertambah. Jika sebelumnya 45 orang, kini total tersangka mencapai 49 orang.
Kuasa hukum Sutrimo, Aan Rohaeni, menyambangi Polda Metro Jaya. Mereka mempertanyakan hasil ekshumasi jenazah orang dekat eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah itu kepada pihak kepolisian. Sebab, ekshumasi jenazah Sutrimo sudah dilakukan pada 12 Agustus 2026.
Hakim Tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan jilid 4 yang diajukan Roy Suryo terkait pencekalan. Polda Metro Jaya menghormati putusan tersebut.