Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara untuk melaporkan rencana stimulus ekonomi. Beberapa menteri ekonomi lain juga hadir. Paket stimulus ini difokuskan untuk meningkatkan produktivitas, memperluas kesempatan kerja, dan menjaga daya beli masyarakat hingga akhir tahun.
Rencana pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN) kembali menguat setelah Sri Mulyani tidak lagi menjabat Menteri Keuangan. BPN, yang sejak lama diinginkan Prabowo, diharapkan dapat memperkuat penerimaan negara. Ekonom Celios, Nailul Huda, menyoroti pentingnya BPN yang sempat tertunda di era Jokowi karena penolakan Sri Mulyani.
Beredar kabar Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres), terkait pergantian Kapolri kepada DPR RI. Kabar tersebut mencuat sejak Jumat (12/9) kemarin.
Presiden Prabowo hentikan impor jagung & gula industri demi lindungi petani. Pemerintah siapkan anggaran serap gula petani & atasi kebocoran gula rafinasi. Prioritaskan produksi dalam negeri & swasembada pangan.
Presiden Prabowo menargetkan jutaan lapangan kerja baru melalui program prioritas seperti Koperasi Desa Merah Putih, replanting perkebunan, Kampung Nelayan, dan revitalisasi tambak. Pemerintah juga menyiapkan perlindungan sosial dan mengajak masyarakat tetap optimistis.
Pemerintah, di bawah kepemimpinan Prabowo, mempercepat pembangunan PLTN sebagai bagian dari transisi energi bersih. Pembentukan NEPIO memasuki tahap harmonisasi dan PLTN ditargetkan beroperasi pada 2032. Indonesia telah merencanakan PLTN sejak 1956 namun belum terwujud.
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan untuk membahas kondisi ekonomi terkini dan isu terkait pangan. Beberapa menteri yang hadir termasuk Airlangga Hartarto, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Zulkifli Hasan.
Pemerintah telah memperluas potensi besar lapangan kerja di berbagai sektor untuk masyarakat Indonesia.