Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri, termasuk Airlangga Hartarto dan Rosan Roeslani, serta Gubernur BI Perry Warjiyo, ke Istana untuk rapat terbatas terkait energi terbarukan. Pembahasan bukan soal kelangkaan BBM.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara untuk melaporkan rencana stimulus ekonomi. Beberapa menteri ekonomi lain juga hadir. Paket stimulus ini difokuskan untuk meningkatkan produktivitas, memperluas kesempatan kerja, dan menjaga daya beli masyarakat hingga akhir tahun.
Rencana pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN) kembali menguat setelah Sri Mulyani tidak lagi menjabat Menteri Keuangan. BPN, yang sejak lama diinginkan Prabowo, diharapkan dapat memperkuat penerimaan negara. Ekonom Celios, Nailul Huda, menyoroti pentingnya BPN yang sempat tertunda di era Jokowi karena penolakan Sri Mulyani.
Presiden Prabowo Subianto tetap memantau seluruh kinerja para pembantunya di kabinet meskipun tengah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Hal ini disampaikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.
Presiden Prabowo hentikan impor jagung & gula industri demi lindungi petani. Pemerintah siapkan anggaran serap gula petani & atasi kebocoran gula rafinasi. Prioritaskan produksi dalam negeri & swasembada pangan.
Presiden Prabowo menargetkan jutaan lapangan kerja baru melalui program prioritas seperti Koperasi Desa Merah Putih, replanting perkebunan, Kampung Nelayan, dan revitalisasi tambak. Pemerintah juga menyiapkan perlindungan sosial dan mengajak masyarakat tetap optimistis.
Presiden Prabowo Subianto memperingatkan jajaran menterinya agar program prioritas tidak boleh ada hambatan
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan untuk membahas kondisi ekonomi terkini dan isu terkait pangan. Beberapa menteri yang hadir termasuk Airlangga Hartarto, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Zulkifli Hasan.