Kumpulan Berita
Prabowo mengungkap kinerja pemerintahannya selama kurang lebih 300 hari dimana berbagai program mulai terasa hasilnya.
Presiden RI Prabowo Subianto diundang Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier, untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Berlin. Kunjungan ini diharapkan berlangsung pada paruh kedua tahun 2025.
Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan Rp508,2 triliun untuk bansos di RAPBN 2026, lebih tinggi dari era Jokowi. Anggaran ini mencakup PKH, Kartu Sembako, BLT Desa, subsidi energi, dan lainnya. Fokus pada peningkatan akurasi data dan sinergi program.
Kadin menilai asumsi makroekonomi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 cukup realistis
Kadin Indonesia menyambut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan peran penting Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara
Pemerintah mengalokasikan Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026, menargetkan 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat dan kualitas SDM.
Presiden Prabowo Subianto hapus tantiem dan pangkas jumlah direksi & komisaris BUMN. Langkah ini bertujuan efisiensi anggaran, perbaikan tata kelola, dan hindari akal-akalan. Komisaris bisa kantongi Rp40 miliar setahun hanya dengan rapat sekali sebulan.
Pemerintah memastikan kelanjutan pembangunan IKN pada 2026 dengan anggaran Rp6,3 triliun yang dialokasikan melalui APBN. Meskipun lebih rendah dari tahun sebelumnya, pembiayaan IKN tetap diproses melalui KPBU dan investasi swasta. Proyek IKN masuk RPJMN 2025-2029, tetapi Prabowo tidak menyinggungnya dalam pidato Nota Keuangan RAPBN 2026.