Kumpulan Berita
Kadin siap berkolaborasi dengan Danantara untuk meningkatkan investasi
Kadin menilai asumsi makroekonomi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 cukup realistis
Kadin Indonesia menyambut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan peran penting Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara
Presiden Prabowo Subianto tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan IKN. Anggaran Rp6,3 triliun dialokasikan untuk 2026. DPR memastikan IKN terus dibangun melalui skema KPBU dan investasi swasta. Jangan khawatir, IKN tidak akan mangkrak karena amanat undang-undang.
Presiden Prabowo Subianto hapus tantiem dan pangkas jumlah direksi & komisaris BUMN. Langkah ini bertujuan efisiensi anggaran, perbaikan tata kelola, dan hindari akal-akalan. Komisaris bisa kantongi Rp40 miliar setahun hanya dengan rapat sekali sebulan.
Pemerintah memastikan kelanjutan pembangunan IKN pada 2026 dengan anggaran Rp6,3 triliun yang dialokasikan melalui APBN. Meskipun lebih rendah dari tahun sebelumnya, pembiayaan IKN tetap diproses melalui KPBU dan investasi swasta. Proyek IKN masuk RPJMN 2025-2029, tetapi Prabowo tidak menyinggungnya dalam pidato Nota Keuangan RAPBN 2026.
Presiden Prabowo menargetkan APBN tanpa defisit pada 2027. Ekonom INDEF dan Universitas Andalas menekankan reformasi perpajakan, revitalisasi PNBP, transfer ke daerah berbasis kinerja, dan pembiayaan inovatif untuk mencapai target tersebut. Tantangan utama adalah menjaga APBN sebagai instrumen pembangunan yang adil dan berkelanjutan.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan bahwa pembacaan teks Proklamasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam upacara HUT ke-80 RI merupakan yang pertama kalinya.