Kumpulan Berita

Presiden Prabowo Subianto


Kampus
22 January 2026

Indonesia Kekurangan 140 Ribu Dokter, Prabowo Buka Kerja Sama Kampus Inggris

Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter. Sementara jumlah lulusan setiap tahunnya masih sangat terbatas.

Hot Issue
22 January 2026

Prabowo Bawa Oleh-Oleh Investasi Rp90 Triliun dari Inggris

Presiden Prabowo Subianto telah menuntaskan rangkaian kunjungan kerjanya di Inggris dengan membawa sejumlah oleh-oleh capaian konkret yang berdampak langsung bagi kepentingan nasional pada Rabu (21/1/2026). Mulai dari komitmen investasi miliaran poundsterling, kerja sama strategis di sektor maritim, hingga penguatan pendidikan tinggi.

Hot Issue
22 January 2026

Nasib Toba Pulp Lestari Usai Izin Dicabut Prabowo, Pernah Disikat Luhut

Nasib PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) usai izin usaha dicabut Presiden Prabowo Subianto.

Nasional
21 January 2026

Yusril Ungkap Laporan Komisi Reformasi Polri Disampaikan ke Prabowo Akhir Januari

Laporan berbentuk rekomendasi itu akan disampaikan pada akhir Januari 2026.

Nasional
21 January 2026

Peci Hitam Khas Nusantara, Diplomasi Prabowo di Lancaster House

Forum bisnis diawali dengan sesi perkenalan delegasi pelaku usaha Inggris yang difasilitasi oleh British Chamber of Commerce (BritCham).

Hot Issue
21 January 2026

DPR Tegaskan Presiden Prabowo Tak Intervensi pada Calon Deputi Gubernur BI 

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan proses pengisian jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan ditinggalkan Juda Agung berjalan sesuai mekanisme konstitusional dan ketentuan perundang-undangan.

Hot Issue
20 January 2026

Disinggung Luhut, Prabowo Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari Tbk!

Presiden Prabowo Subianto mencabut izin PT Toba Pulp Lestari Tbk. Toba Pulp Lestari masuk daftar 28 perusahaan yang dinilai merusak lingkungan dan melanggar aturan pemanfaatan kawasan hutan.

Nasional
20 January 2026

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Imbas Bencana

Presiden Prabowo Subianto resmi mencabut izin 28 perusahaan yang bergerak di sektor kehutanan, pertambangan, dan perkebunan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.