Kumpulan Berita
Kementan mulai membuka pendataan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk penyaluran pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2027
PT Pupuk Indonesia (Persero) memperkuat ekosistem inovasi pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian pangan nasional melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan akademisi, peneliti, profesional, hingga pelaku startup. Pendekatan ini diarahkan untuk mendorong lahirnya solusi inovatif yang relevan dengan tantangan sektor pertanian dan industri di Indonesia.
PT Pupuk Indonesia (Persero) menempatkan transformasi industri pupuk sebagai agenda strategis nasional.
Penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi menjawab inefisiensi industri pupuk nasional.
Mentan mengumumkan pencabutan izin terhadap 190 pengecer dan distributor pupuk yang terbukti tidak mematuhi aturan harga eceran tertinggi.
Keberhasilan program revitalisasi tata kelola pupuk bersubsidi yang telah memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi anggaran negara
Mentan klaim pemerintah terus membangun ekosistem pangan sehat dari hulu ke hilir. Perbaikan meliputi pupuk, benih, alsintan, dan irigasi. Stok beras September 2025 capai 4 juta ton, lebih tinggi dari tahun lalu.
PT Pupuk Indonesia melakukan digitalisasi dalam produksi, distribusi, hingga penyaluran pupuk subsidi di seluruh Indonesia. Lebih dari 26 ribu kios telah menerapkan aplikasi digital Tebus Pupuk Bersubsidi (I-Pubers), yang memudahkan petani dalam mendapatkan pupuk subsidi.