Kumpulan Berita
Gunung Semeru meluncurkan awan panas guguran (APG) sejauh 5.000 meter pada Rabu (14/1/2026). Gunung yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tersebut saat ini berstatus Level III atau Siaga.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi sebanyak delapan kali sejak dini hari pada Jumat (9/1/2026). Erupsi terjadi pada pukul 00.11 WIB, 00.20 WIB, 00.28 WIB, 00.45 WIB, 00.58 WIB, 05.31 WIB, 05.41 WIB, dan 06.49 WIB. Tercatat, letusan terbesar menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 meter.
Kolom abu teramati setinggi sekitar 250 meter di atas puncak atau kurang lebih 3.141 meter di atas permukaan laut.
Gunung Semeru, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Kamis (4/12/2025), pada pukul 06:38 WIB. Tinggi kolom abu tercatat ± 1.000 meter di atas puncak (± 4.676 meter di atas permukaan laut).
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami belasan kali erupsi sejak Rabu (3/12/2025) dini hari. Erupsi pertama pada hari tersebut terjadi pada pukul 00.31 WIB.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengumumkan adanya peningkatan aktivitas signifikan pada Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (24/11/2025) sore. Masyarakat diminta menjauhi area berbahaya dalam radius 6 kilometer dari puncak.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu (26/10/2025) pukul 05.14 WIB. Saat erupsi, abu vulkanik terlihat jelas dengan ketinggian sekitar 600 meter di atas puncak.
- Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi dahsyat dini hari dengan letusan tercatat setinggi 10.000 meter di atas puncak.