Kumpulan Berita
PVMBG mencatat tinggi kolom abu erupsi teramati sekitar 2.000 m di atas puncak Gunung Semeru.
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran pada Minggu (1/2/2026) siang, sebagaimana dilaporkan Badan Geologi melalui saluran media sosialnya.
Status Gunung Ile Lewotolok naik berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap data pemantauan di lapangan.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi sebanyak delapan kali sejak dini hari pada Jumat (9/1/2026). Erupsi terjadi pada pukul 00.11 WIB, 00.20 WIB, 00.28 WIB, 00.45 WIB, 00.58 WIB, 05.31 WIB, 05.41 WIB, dan 06.49 WIB. Tercatat, letusan terbesar menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 meter.
Kolom abu teramati setinggi sekitar 250 meter di atas puncak atau kurang lebih 3.141 meter di atas permukaan laut.
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Rabu (10/12/2025) pukul 04.52 WIB. Saat erupsi, kolom abu vulkanik terlihat jelas dengan ketinggian sekitar 500 meter.
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami belasan kali erupsi sejak Rabu (3/12/2025) dini hari. Erupsi pertama pada hari tersebut terjadi pada pukul 00.31 WIB.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengumumkan adanya peningkatan aktivitas signifikan pada Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (24/11/2025) sore. Masyarakat diminta menjauhi area berbahaya dalam radius 6 kilometer dari puncak.