Kumpulan Berita
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level 8.859 atau menguat 1,27 persen pada penutupan perdagangan, Senin (5/1/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada akhir perdagangan Jumat (2/1/2026). IHSG melesat 1,17?n berakhir di level 8.748, mencerminkan sentimen positif di pasar saham domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,90 persen ke 8.724 pada sesi I perdagangan Jumat (2/1/2026).
Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merumuskan penyesuaian aturan porsi saham publik atau free float.
IHSG tidak hanya bangkit dari fase pemulihan, tetapi juga melesat hingga memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah (All-Time High) sebanyak 24 kali.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) resmi mengakhiri perjalanannya di tahun 2025 tanpa berhasil menyentuh angka psikologis 9.000. Kendati demikian, pada hari terakhir perdagangan tahun ini, Selasa (30/12/2025), indeks ditutup dengan performa yang tetap stabil di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,19 persen ke level 8.627 pada hari ini, Selasa (30/12/2025).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan sebelumnya pada hari ini, Selasa (30/12/2025).