Kumpulan Berita
IHSG tidak hanya bangkit dari fase pemulihan, tetapi juga melesat hingga memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah (All-Time High) sebanyak 24 kali.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) resmi mengakhiri perjalanannya di tahun 2025 tanpa berhasil menyentuh angka psikologis 9.000. Kendati demikian, pada hari terakhir perdagangan tahun ini, Selasa (30/12/2025), indeks ditutup dengan performa yang tetap stabil di zona hijau.
Sektor perbankan resmi menjadi kontributor terbesar dalam pembagian keuntungan atau dividen kepada para investor Rp80,3 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan sebelumnya pada hari ini, Selasa (30/12/2025).
IHSG ditutup menguat 1,25 persen atau 106,35 poin ke level 8.644,26 pada perdagangan hari ini, Senin (29/12/2025).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,09 persen ke level 8.545 pada hari ini, Senin (29/12/2025).
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat deretan saham penghuni top gainers pada periode perdagangan 22-24 Desember 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan pekan pendek periode 22??"24 Desember 2025.