Kumpulan Berita
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (20/4/2026), naik 21 poin atau sekitar 0,12 persen ke level Rp17.168 per dolar AS.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan adanya fluktuasi tajam pada pasar keuangan global dalam satu pekan ke depan. Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih berlanjut, sementara pergerakan harga komoditas akan sangat bergantung pada eskalasi geopolitik di Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (9/4/2026), turun 78 poin atau sekitar 0,46 persen ke level Rp17.090 per dolar AS.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar Rupiah yang saat ini menembus level Rp17.100 per Dolar AS telah masuk dalam hitungan simulasi pemerintah. Menkeu menyatakan bahwa lonjakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur belanja maupun penerimaan negara karena pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario cadangan.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah turun 70 poin atau sekitar 0,41 persen ke level Rp17.105 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (7/4/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (31/3/2026), turun 39 poin atau sekitar 0,23 persen ke level Rp17.041 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah diprediksi akan terus mengalami tekanan hebat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini Senin (30/3/2026).
Nilai tukar rupiah diprediksi akan terus mengalami tekanan hebat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pekan depan Senin (30/3/2026).