Kumpulan Berita
Nilai tukar rupiah menunjukkan performa positif dengan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam kurun waktu sepekan terakhir. Melansir data Bloomberg, meskipun pada perdagangan Jumat (13/2/2026) rupiah di pasar spot sedikit melemah 0,05 persen ke level Rp16.836, namun secara mingguan mata uang Garuda tercatat menguat 0,23 persen dari posisi Rp16.876 pada Jumat sebelumnya.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 34,5 poin atau sekitar 0,20 persen ke level Rp16.876 per dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (6/2/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 65 poin atau sekitar 0,39 persen ke level Rp16.842 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (5/2/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 33 poin atau sekitar 0,20 persen ke level Rp16.755 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (29/1/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 46 poin atau sekitar 0,27 persen ke level Rp16.722 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (28/1/2026).
Tren penguatan nilai tukar Rupiah yang terus berlanjut mendapatkan apresiasi dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya menegaskan kepercayaan penuh pemerintah terhadap langkah-langkah yang diambil Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas mata uang Garuda di tengah dinamika pasar global.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup naik 12 poin atau sekitar 0,07 persen ke level Rp16.865 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (14/1/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah turun 36 poin atau sekitar 0,21 persen ke level Rp16.855 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (12/1/2026).