Kumpulan Berita
IHSG diprediksi melemah di awal September 2025 akibat demo mahasiswa dan pekerja. Sentimen global juga mempengaruhi. Analis rekomendasikan saham ANTM, HRTA, SIDO. Investor perlu cermati level support 7.700-7.800.
IHSG mengalami penurunan signifikan, anjlok 1,53% ke level 7.830 pada penutupan perdagangan. Mayoritas sektor mengalami koreksi, dengan ratusan saham mencatatkan penurunan harga. Transaksi mencapai Rp22,7 triliun. Investor perlu waspada terhadap volatilitas pasar.
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) anjlok 2,27% ke level 7.771 pada sesi I perdagangan hari ini. Sebagian besar sektor terkoreksi, dipimpin oleh energi dan konsumer. Transaksi mencapai Rp13,2 triliun. Investor waspada!
IHSG dibuka melemah ke level 7.899 setelah demo buruh menuntut kenaikan UMP dan penghapusan outsourcing. Hampir seluruh sektor mengalami penurunan dengan transaksi awal mencapai Rp926 juta.
IHSG mencetak rekor dengan menembus level 8.003 pada sesi I perdagangan. Didukung oleh 407 saham yang menguat dan transaksi Rp9,6 triliun, kinerja pasar saham menunjukkan tren positif. Sektor industri dan teknologi memimpin penguatan.
IHSG dibuka menguat ke level 7.951 pada perdagangan hari ini, Kamis (28/8/2025). Sejumlah sektor terpantau positif, dengan transaksi awal mencapai Rp552 juta. Beberapa saham memimpin daftar top gainers dan top losers.
IHSG sesi I hari ini (27/8/2025) menguat ke level 7.929, didorong oleh kenaikan pada sektor industri. Transaksi mencapai Rp10,9 triliun. Saham MITI, HUMI, dan KETR menjadi top gainers, sementara XPLQ, JECC, dan XSBC menjadi top losers.
IHSG dibuka menguat ke level 7.923 pada 27 Agustus 2025. Sektor energi, infrastruktur, dan bahan baku memimpin penguatan. Investor perlu mencermati sentimen pasar dan peluang di sektor-sektor unggulan.