Kumpulan Berita
IHSG dibuka melemah ke level 7.996 pada Jumat, 19 September 2025. Sejumlah sektor mengalami penurunan, dengan nilai transaksi awal mencapai Rp669 miliar. Saham MAPA, ITMG, dan ARTO menjadi top gainers, sementara SCMA, TLKM, dan JPFA menjadi top losers.
IHSG ditutup melemah ke level 8.008 dengan nilai transaksi mencapai Rp21,7 triliun. Beberapa sektor menguat, namun sektor keuangan dan properti mengalami penurunan. Saham GTRA, BUVA, dan FISH menjadi top gainers, sementara OKAS, AKPI, dan ITMA menjadi top losers.
IHSG sesi I menguat ke level 8.046, didorong oleh sektor energi, non-siklikal, siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, teknologi, dan kesehatan. Sektor keuangan, properti, dan industri mengalami penurunan.
IHSG ditutup menguat ke 8.025 setelah reshuffle kabinet jilid II oleh Presiden Prabowo Subianto. Sektor teknologi dan industri menjadi penopang utama indeks. Transaksi mencapai Rp18,10 triliun.
IHSG menguat tipis 0,28% ke 7.980,23 pada sesi I. Sektor industri menjadi penopang utama, sementara keuangan, transportasi, dan konsumer siklikal menjadi pemberat. Transaksi mencapai Rp8,72 triliun.
IHSG dibuka menguat 0,08% ke level 7.964 pada sesi pembukaan perdagangan. Sektor energi jadi pendukung utama. KOKA, XPLQ, dan INDX jadi top gainers. OKAS, Dwi Guna Laksana, dan Homeco Victoria Makmur jadi top losers.
IHSG ditutup menguat ke level 7.957. Terdapat 349 saham menguat, didorong oleh sektor energi dan industri. Transaksi mencapai Rp16 triliun. Simak selengkapnya!
IHSG ditutup melemah di sesi pertama perdagangan, tertekan aksi jual investor. Sektor keuangan dan infrastruktur menjadi pemberat utama, sementara saham UNVR, JPFA, dan MEDC menjadi top gainers. Analisis lengkap dan dampaknya bagi investor.