Kumpulan Berita
IHSG perlahan bangkit di sesi I ke level 7.770 setelah sempat tertekan. Aksi beli saham big cap menjadi pendorong utama. Sektor kesehatan dan industri jadi penopang indeks, sementara keuangan dan transportasi jadi pemberat.
IHSG mengalami penurunan signifikan di awal September 2025, anjlok 2,69% ke level 7.620. Pelemahan ini dipicu oleh koreksi di hampir semua sektor. Simak analisis mendalam dan dampaknya bagi investor.
MNC Sekuritas meluncurkan MotionTrade dengan dual interface (Lite & Pro) untuk menjangkau semua investor. Versi Lite cocok untuk pemula, Versi Pro untuk trader berpengalaman. Dilengkapi fitur unggulan & promo menarik untuk investasi yang inklusif.
IHSG mengalami penurunan signifikan, anjlok 1,53% ke level 7.830 pada penutupan perdagangan. Mayoritas sektor mengalami koreksi, dengan ratusan saham mencatatkan penurunan harga. Transaksi mencapai Rp22,7 triliun. Investor perlu waspada terhadap volatilitas pasar.
IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) anjlok 2,27% ke level 7.771 pada sesi I perdagangan hari ini. Sebagian besar sektor terkoreksi, dipimpin oleh energi dan konsumer. Transaksi mencapai Rp13,2 triliun. Investor waspada!
IHSG anjlok 2% akibat gejolak sosial politik dalam negeri. Investor khawatir aksi massa dan respons pemerintah yang kurang tepat memperburuk situasi. Rupiah ikut berfluktuasi. Support IHSG di 7.800-7.840 jadi kunci.
IHSG mencetak rekor dengan menembus level 8.003 pada sesi I perdagangan. Didukung oleh 407 saham yang menguat dan transaksi Rp9,6 triliun, kinerja pasar saham menunjukkan tren positif. Sektor industri dan teknologi memimpin penguatan.
IHSG dibuka menguat ke level 7.951 pada perdagangan hari ini, Kamis (28/8/2025). Sejumlah sektor terpantau positif, dengan transaksi awal mencapai Rp552 juta. Beberapa saham memimpin daftar top gainers dan top losers.