Kumpulan Berita
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 10 saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers) pada periode perdagangan 13-17 Oktober 2025
Boy Thohir melakukan pembelian kembali atau buyback saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)
IHSG sesi I terkoreksi ke level 8.229,73. Meski sempat mendekati rekor, indeks terpantau di zona merah. Sektor keuangan dan teknologi jadi pemberat, sementara energi dan infrastruktur menguat. Bagaimana investor harus bersikap?
IHSG menguat 0,42% ke level 8.199,96 pada penutupan sesi I, Kamis (9/10/2025). Didukung sektor energi, konsumer, infrastruktur, dan bahan baku. Transaksi capai Rp15,8 triliun.
IHSG dibuka menguat 0,27% ke level 8.187,70 pada Kamis (9/10/2025). Sektor energi dan konsumer siklikal memimpin kenaikan, sementara LQ45 sedikit melemah. Transaksi awal mencapai Rp1,2 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan menghadiri Dialog Pelaku Pasar Modal di BEI dan bertemu dengan jajaran direksi bursa, Ketua BEI, dan Ketua OJK. Purbaya optimistis terhadap pergerakan saham dan IHSG.
IHSG ditutup melemah pada sesi pertama perdagangan, tertekan aksi jual investor pada saham-saham berkapitalisasi besar. Sektor keuangan, infrastruktur, properti, kesehatan, dan konsumer siklikal menjadi pemberat indeks. Apa penyebab dan bagaimana dampaknya?
IHSG dibuka menguat ke level 8.201,14. Sektor teknologi menjadi pendorong utama. Transaksi awal mencapai Rp1,4 triliun. Saham NTBK, TRIN, dan TFAS menjadi top gainers, sementara SMIL, SSTM, dan HBAT menjadi top losers.