Kumpulan Berita
Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (foreign net sell) di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp3,1 triliun
IHSG ditutup menguat 0,34% ke level 8.071. Sektor konsumer siklikal dan properti mencatatkan kenaikan signifikan. Total transaksi mencapai Rp26,6 triliun. Saham SULI, ASLI, dan DIVA menjadi top gainers.
Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp5,09 triliun sepanjang perdagangan 22??"26 September 2025.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 10 saham dengan penguatan tertinggi sepanjang perdagangan pekan ini periode 22??"26 September 2025.
IHSG berbalik arah dan melemah pada sesi I ke 8.022,40 setelah sempat mencetak rekor baru. Profit taking investor menjadi penyebab koreksi ini. Sektor keuangan dan kesehatan menjadi pemberat indeks.
IHSG dibuka menguat di awal perdagangan pekan ini, naik 0,39% ke level 8.082,26. Sektor energi dan konsumer non-siklikal memimpin penguatan, sementara beberapa saham seperti XILV, LPLI, dan FISH menjadi top gainers.
IHSG diproyeksikan bergerak sideways pada awal pekan dengan rentang 7.970-8.070. Investor menantikan kebijakan moneter China dan data ekonomi AS. Cermati saham SRTG, RATU, BKSL, ADRO, dan TOWR.
BEI mencatat 10 saham dengan penurunan terbesar pada 15-19 September 2025, dipimpin oleh MSIG Life yang anjlok 21,11%. Meskipun IHSG mencetak rekor, saham-saham ini justru mengalami tekanan jual signifikan.