Kumpulan Berita
IHSG mencetak rekor tertinggi di level 8.051,118 pada pekan ini, didorong oleh optimisme investor dan dukungan kebijakan pemerintah. Kapitalisasi pasar juga mencatat rekor baru. Nilai transaksi harian BEI melonjak signifikan.
IHSG dibuka melemah ke level 7.996 pada Jumat, 19 September 2025. Sejumlah sektor mengalami penurunan, dengan nilai transaksi awal mencapai Rp669 miliar. Saham MAPA, ITMG, dan ARTO menjadi top gainers, sementara SCMA, TLKM, dan JPFA menjadi top losers.
IHSG ditutup melemah ke level 8.008 dengan nilai transaksi mencapai Rp21,7 triliun. Beberapa sektor menguat, namun sektor keuangan dan properti mengalami penurunan. Saham GTRA, BUVA, dan FISH menjadi top gainers, sementara OKAS, AKPI, dan ITMA menjadi top losers.
IHSG dibuka melesat ke level 8.065,74 pada 18 September 2025. Sektor teknologi memimpin penguatan, sementara transaksi awal mencapai Rp747 juta. Simak ulasan lengkapnya!
IHSG ditutup menguat ke 8.025 setelah reshuffle kabinet jilid II oleh Presiden Prabowo Subianto. Sektor teknologi dan industri menjadi penopang utama indeks. Transaksi mencapai Rp18,10 triliun.
IHSG menguat tipis 0,28% ke 7.980,23 pada sesi I. Sektor industri menjadi penopang utama, sementara keuangan, transportasi, dan konsumer siklikal menjadi pemberat. Transaksi mencapai Rp8,72 triliun.
IHSG diproyeksikan bergerak di 7.850-8.020. Pasar menantikan data inflasi Inggris dan keputusan BI terkait suku bunga. Rekomendasi saham: ANTM, MEDC, AKRA, UNVR, TOBA. Pertumbuhan kredit Agustus juga jadi perhatian.
IHSG ditutup menguat ke level 7.957. Terdapat 349 saham menguat, didorong oleh sektor energi dan industri. Transaksi mencapai Rp16 triliun. Simak selengkapnya!