Kumpulan Berita
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, mempersilakan para santri memprotes hingga mendemonstrasi dirinya jika gaya hidupnya melebihi para santri.
Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan kemampuan akal, tetapi juga membentuk kebersihan hati dan kedalaman batin. Perpaduan keduanya menjadi salah satu kekuatan pendidikan pesantren yang perlu terus dikembangkan secara komprehensif.
Suasana haru menyelimuti ruang Komisi III DPR RI saat menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus santri yang dibakar di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyah Al-Ibrahimy NW, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dikatakan Gibran, santri sebagai aset penting bangsa yang harus mampu menjawab tantangan zaman. Kegiatan haul ini juga sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Agama Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran pesantren dan Ma?? had Aly dalam menjaga tradisi keilmuan Islam dan moderasi beragama.
Santri tidak hanya dituntut untuk tafaqquh fiddin, tetapi juga memahami dan menguasai ilmu ketatanegaraan serta kebangsaan agar mampu mengambil peran strategis di berbagai bidang.
Program kesetaraan ini kata dia, membuka jalan bagi santri untuk berkiprah di lembaga negara, jabatan publik, hingga ruang politik.
Menurutnya, santri tak cukup hanya cerdas secara intelektual, tapi harus mampu mengolah emosinya dengan baik dan memiliki kedalaman spiritual yang kuat.