Kumpulan Berita
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan alasan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya didapuk sebagai Duta Sekolah Rakyat. Gus Ipul menyebut Seskab Teddy bukan sekadar figur, melainkan ikon yang mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto sejak awal.
Suasana haru mewarnai kunjungan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di lokasi rintisan Sekolah Rakyat (SR) di STIA LAN Pejompongan, Jakarta, pada Rabu (22/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kesiapan penyelenggaraan, simulasi pembelajaran, dan calon siswa yang akan menjadi bagian dari program Sekolah Rakyat.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau kesiapan gedung Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi Sekolah Rakyat rintisan. Kunjungan ini difokuskan pada identifikasi kondisi bangunan serta perumusan rekomendasi perbaikan agar segera dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Targetnya, proyek ini akan rampung pada 20 Juni 2026.
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan anggaran pendidikan tidak mengalami pengurangan. Sebaliknya, pemerintah memperkuat sektor pendidikan melalui program revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Rakyat, yang juga memberikan dampak ekonomi luas bagi masyarakat.
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari mengatakan pemerintah menargetkan merampungkan 101 Sekolah Rakyat pada Juni 2026. Sekolah-sekolah tersebut diharapkan dapat menampung siswa baru dari keluarga miskin ekstrem pada tahun ajaran 2026/2027.
Dia juga menyampaikan, pembelajaran di Sekolah Rakyat dilakukan secara inklusif, tidak ada perbedaan perlakuan bagi siswa disabilitas.
Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan sejumlah kebijakan pendidikan nasional yang tengah dijalankan pemerintah, salah satunya pembangunan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sebagai upaya memutus rantai kemiskinan.