Kumpulan Berita
Sekitar 1.500 kapal dilaporkan terjebak di kawasan Teluk akibat meningkatnya ketegangan perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Situasi tersebut dipicu blokade Iran di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.
Trump mengklaim langkah ini merupakan permintaan dari Pakistan.
IRGC menyebut militer AS menyerang dua kapal kecil yang membawa penumpang dari pantai Oman menuju Iran.
Permusuhan yang kembali terjadi ini muncul ketika pemerintahan Trump meningkatkan upaya untuk memulai kembali pengiriman komersial melalui Selat Hormuz.
Laporan Fars mengklaim kapal tersebut diserang setelah mengabaikan peringatan dari militer Iran.
Tindakan AS di Selat Hormuz akan menjadi eskalasi besar yang akan menyudahi gencatan senjata.
Iran telah bersiap untuk kembali melakukan konfrontasi militer dengan AS.
Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, mengatakan keputusan untuk perizinan kapal agar keluar dari Selat Hormuz ada di tangan otoritas Iran.