Kumpulan Berita
Iran menegaskan tidak akan melepaskan kendalinya atas Selat Hormuz dan akan mengubah rezim pengendalian di jalur air tersebut.
Sekitar 1.500 kapal dilaporkan terjebak di kawasan Teluk akibat meningkatnya ketegangan perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Situasi tersebut dipicu blokade Iran di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.
Trump mengklaim langkah ini merupakan permintaan dari Pakistan.
Ketegangan ini berpotensi meruntuhkan gencatan senjata antara AS dan Iran,
Permusuhan yang kembali terjadi ini muncul ketika pemerintahan Trump meningkatkan upaya untuk memulai kembali pengiriman komersial melalui Selat Hormuz.
Laporan Fars mengklaim kapal tersebut diserang setelah mengabaikan peringatan dari militer Iran.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa kapal-kapal AS akan mulai mengawal kapal asing netral keluar dari Selat Hormuz secara aman, pada Senin (4/5/2026).
Iran telah bersiap untuk kembali melakukan konfrontasi militer dengan AS.