Kumpulan Berita
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi sebanyak delapan kali sejak dini hari pada Jumat (9/1/2026). Erupsi terjadi pada pukul 00.11 WIB, 00.20 WIB, 00.28 WIB, 00.45 WIB, 00.58 WIB, 05.31 WIB, 05.41 WIB, dan 06.49 WIB. Tercatat, letusan terbesar menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 meter.
Gunung Semeru, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Kamis (4/12/2025), pada pukul 06:38 WIB. Tinggi kolom abu tercatat ± 1.000 meter di atas puncak (± 4.676 meter di atas permukaan laut).
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) turun langsung menemui para penyintas erupsi Gunung Semeru yang masih bertahan di lokasi pengungsian di SMP 2 Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Selasa 2 Desember 2025. Selain memberikan hiburan untuk anak-anak penyintas, Partai Perindo juga menyalurkan bantuan logistik dan mendorong percepatan pemulihan pascabencana.
Kepolisian Daerah Jawa Timur mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi erupsi dan Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, Jumat (21/11/2025). Bantuan tersebut mencakup kebutuhan balita, ratusan selimut untuk lansia, hingga makanan ringan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 1.116 jiwa mengungsi akibat bencana erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur.
Petugas gabungan masih melakukan pendataan lanjutan terkait kemungkinan adanya korban luka maupun korban meninggal dunia
Berdasarkan video yang diterima Okezone dari Kepala Desa Supiturang, warga bergegas mengungsi ke beberapa lokasi yang sudah disiapkan.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status Gunung Semeru dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).