Kumpulan Berita

Seskab Teddy


Hot Issue
29 March 2026

100 Ribu Bantuan Pangan Digelontorkan, Pemerintah Jaga Harga Usai Lebaran 2026

Pemerintah telah menggelontorkan 100 ribu paket bantuan pangan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas harga pangan pasca Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini menjadi bagian dari kegiatan "Dari Istana untuk Rakyat" yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

Nasional
29 March 2026

Prabowo Ingin Warga Gembira di Momen Lebaran Lewat Bazar Rakyat di Monas

Momen ini sebagai upaya menghadirkan kembali suasana kegembiraan Lebaran bagi masyarakat.

Nasional
29 March 2026

Sekab Teddy Ungkap 100 Ribu Warga Hadiri Pasar Murah di Monas

Sekitar 100 ribu orang menghadiri pasar murah tersebut.

Megapolitan
28 March 2026

Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Masyarakat Rayakan Lebaran dalam Kebersamaan

Pemerintah menyediakan 100.000 kupon belanja sembako dan barang gratis senilai Rp500.000, serta 300.000 porsi makanan gratis.

Nasional
27 March 2026

Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Dadakan Datangi ke Bantaran Rel Senen, Disambut Antusias Warga

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyebutkan Presiden Prabowo Subianto mendadak ingin mengunjungi warga yang tinggal di bantaran rel kereta di Senen.

Hot Issue
25 March 2026

Prabowo Siapkan Kebijakan Energi dan Stimulus Ekonomi

Pemerintahan Prabowo Subianto menyiapkan rencana kebijakan energi dan rencana stimulus ekonomi.

Nasional
9 March 2026

Seskab Teddy Disebut Berani ‘Pasang Badan’ di Tengah Kritik

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya kerap dianggap berani ??~pasang badan?? di tengah kritik publik dengan menjelaskan arah dan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Apalagi, pemerintahan menegaskan tidak anti terhadap kritik.

Nasional
Jum'at 27 Februari 2026 18:34 WIB

Seskab Teddy Pastikan Guru Tak Diabaikan, Sebut Insentif Naik dan Tunjangan Ditambah

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menanggapi narasi yang menyebut guru-guru di Indonesia tidak diperhatikan pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan, pemerintah pusat tetap memberikan dukungan, termasuk insentif bagi guru honorer di daerah.