Kumpulan Berita
Lukisan bunga milik Sri Mulyani yang dijarah saat kerusuhan bukan sekadar barang hilang, namun simbol perenungan diri, hilangnya rasa aman, hukum, dan kemanusiaan. Lebih dari itu, ia berduka atas jatuhnya korban jiwa.
Sri Mulyani mengungkapkan kesedihannya atas penjarahan rumahnya, di mana sebuah lukisan karyanya dicuri. Ia memaknai kejadian ini sebagai simbol hilangnya rasa aman, hukum, dan kemanusiaan di Indonesia, serta berduka atas korban jiwa dalam kerusuhan.
Kementerian Keuangan kembali menunda konferensi pers APBN KiTa hingga pekan depan, penundaan kedua dalam beberapa hari. Hal ini terjadi pasca demonstrasi dan insiden di kediaman Sri Mulyani. Alasan penundaan belum dijelaskan.
Sri Mulyani membantah isu pemangkasan dana Otsus 2026, menekankan efektivitas penggunaan anggaran. Fokus pada penyaluran tepat sasaran untuk pendidikan dan kesehatan di Papua dan Aceh, menjawab evaluasi hasil Otsus selama 10 tahun terakhir. Penyerapan dana Otsus juga menjadi sorotan.
Menkeu Sri Mulyani ungkap APBN 2026 alokasikan Rp508 triliun untuk perlindungan sosial (perlinsos). Anggaran ini wujudkan komitmen pemerintah lindungi masyarakat tidak mampu sepanjang hayat melalui berbagai program dari bayi hingga lansia, mencakup PKH, KIP, beasiswa, jaminan kehilangan pekerjaan, subsidi KUR & JKN, serta bantuan lansia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan pajak untuk meningkatkan pendapatan negara.
Di tengah isu pengunduran diri, Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan komitmennya menjalankan tugas negara dengan integritas, amanah, dan kejujuran. Ia menekankan pentingnya sistem demokrasi yang beradab dan siap menerima kritikan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani angkat bicara setelah kediamannya di Bintaro digeruduk massa dan dijarah pada Minggu, 31 Agustus 2025.