Kumpulan Berita

Suku Bunga Acuan BI


Hot Issue
21 June 2026

7 Fakta BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 17 dan 18 Juni 2026.

Hot Issue
18 June 2026

BI Rate Jadi 5,75 Persen, Menko Airlangga Minta Himbara Tak Buru-Buru Naikkan Suku Bunga Kredit

Airlangga Hartarto meminta perbankan nasional, khususnya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk tidak terburu-buru menaikkan suku bunga kredit.

Hot Issue
18 June 2026

BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.

Hot Issue
14 June 2026

5 Fakta BI Tiba-Tiba Naikkan Suku Bunga Jadi 5,5 Persen demi Rupiah

Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen.

Market Update
12 June 2026

Modal Asing Masuk RI, Rupiah Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

Modal asing mulai masuk Indonesia pasca kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate menjadi 5,50 persen.

Hot Issue
10 June 2026

BI Tiba-Tiba Naikkan Suku Bunga Jadi 5,5 Persen 

Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif untuk memperkuat pertahanan nilai tukar rupiah yang terus didera tekanan eksternal.

Hot Issue
9 June 2026

Breaking News! BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen 

Bank Indonesia (BI) mengambil langkah untuk memperkuat pertahanan nilai tukar rupiah yang terus didera tekanan eksternal. Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan yang digelar pada Selasa (9/6/2026), bank sentral resmi mengerek suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) hingga bertengger di level 5,50 persen.

Hot Issue
25 May 2026

BI Ungkap Alasan Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen demi Rupiah

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan alasan menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate menjadi 5,25 persen demi menjaga nilai tukar Rupiah.