Kumpulan Berita
Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve secara resmi kembali menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin.
The Fed menaikkan suku bunga tentu berimbas negatif terhadap keuangan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan bahwa suku bunga akan naik sebanyak 100 bps atau mencapai 4,5% hingga akhir 2022.
Fenomena kenaikan suku bunga acuan beberapa bank sentral perlu diwaspadai masyarakat.
Masalah geopolitik yang berkepanjangan antara Rusia-Ukraina membawa dampak pada kenaikan harga energi dan pangan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewaspadai situasi inflasi di Amerika Serikat (AS) yang sudah mencapai 8%, Inggris 9%, dan Eropa 7%.
Dengan The Fed menaikkan suku bunga, jelas ada dampak yang akan terjadi pada negara-negara emerging market termasuk Indonesia.
Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bungan acuan. Hal ini disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo berdasarkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dilakukan pada 16-17 Maret 2022.