Kumpulan Berita
Pemerintah Indonesia merespons usai Presiden AS Donald Trump mengeluarkan kebijakan tarif baru dalam rentang 10 persen hingga 12,5 persen.
Bank Dunia menyoroti faktor risiko utama bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik saat ini bukanlah besaran tarif perdagangan.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengimbau pelaku usaha untuk tetap tenang namun waspada terkait investigasi perdagangan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) meski Negeri Paman Sam itu merupakan pasar surplus terbesar bagi Indonesia.
Pemerintah memandang negosiasi diperlukan untuk menjaga daya saing produk ekspor dan kelangsungan hidup sekitar 4??"5 juta pekerja langsung
Tarif untuk produk Indonesia yang masuk ke pasar AS ditetapkan sebesar 19 persen
Produsen benang garmen asal AS ini mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi pertumbuhan dan komitmen industri yang akan dijalankan sepanjang 2026.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan Indonesia tidak khawatir terhadap rencana Amerika Serikat (AS) yang akan mengenakan tambahan tarif sebesar 25 persen kepada negara-negara yang melakukan transaksi dengan Iran.
Airlangga mengungkapkan bahwa ia telah melakukan komunikasi daring dengan United States Trade Representative (USTR) Ambassador Jameson Greer.