Kumpulan Berita
Pemerintah Indonesia merespons usai Presiden AS Donald Trump mengeluarkan kebijakan tarif baru dalam rentang 10 persen hingga 12,5 persen.
Bank Dunia menyoroti faktor risiko utama bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik saat ini bukanlah besaran tarif perdagangan.