Kumpulan Berita
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan angka pengangguran di Indonesia mencapai 7,24 juta orang per Febuari 2026. Angka pengangguran ini turun sekira 35 ribu orang dibandingkan Februari 2025.
Penyerapan tenaga kerja masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri.
Jumlah tersebut meningkat 1,89 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pemerintah menegaskan bahwa implementasi program mandatori biodiesel B50 tidak hanya berdampak pada sektor energi dan fiskal, tetapi juga berpotensi besar dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja nasional.
Tingkat kebutuhan tenaga kerja di industri minyak dan gas (migas) Indonesia sangat tinggi, sehingga diperlukan dukungan tenaga kerja alih daya (manpower outsourcing).
Pemerintah memberikan keringanan iuran berupa diskon iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Tren jumlah pencari kerja pasca Lebaran menunjukkan peningkatan signifikan. Tepatnya pada minggu ketiga setelah Lebaran, jumlah rata-rata pencari kerja naik lebih dari 140 persen dibandingkan saat Lebaran.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendorong lulusan baru atau fresh graduate mengikuti Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026.